Ubah Sampah Jadi Rupiah: Kecamatan Bantaran Hadirkan Praktisi Poktan Lohjinawi dalam Diskusi "Sampah Menjadi Berkah"
BANTARAN – Komitmen Pemerintah Kecamatan Bantaran dalam mengelola lingkungan hidup tidak hanya berhenti pada aksi fisik (kurve), tetapi juga penguatan kapasitas SDM. Pada hari ini, Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di aula kantor kecamatan, digelar diskusi strategis bertajuk "Sampah Menjadi Berkah".
Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli yang juga seorang praktisi lapangan, Bapak Akhmad Fauzan. Beliau merupakan sosok di balik keberhasilan Kelompok Tani (Poktan) Lohjinawi IV, Dusun Talang, Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih. Kehadiran beliau bertujuan untuk membagikan ilmu terapan mengenai bagaimana sampah, khususnya sampah organik, dapat diolah menjadi aset berharga bagi sektor pertanian.
Dalam arahannya, Camat Bantaran, Bapak Junaedi, menekankan pentingnya perubahan paradigma masyarakat terhadap sampah. Beliau menghimbau agar seluruh jajaran desa mulai mengadopsi teknologi tepat guna dalam pengelolaan limbah.
"Kami mengimbau kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat agar tidak lagi melihat sampah sebagai musuh atau beban, melainkan sebagai peluang. Manfaat pengelolaan sampah ini sangat besar; selain lingkungan menjadi bersih dan sehat sesuai program Jalin Sae, kita juga bisa menghemat biaya pupuk bagi petani melalui pengolahan kompos mandiri," tegas Bapak Junaedi.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan pengelolaan yang baik, risiko banjir akibat sumbatan sampah di saluran irigasi dapat diminimalisir secara signifikan.
Narasumber, Bapak Akhmad Fauzan, memaparkan teknis pengolahan sampah yang telah diterapkan di Poktan Lohjinawi IV. Hal ini selaras dengan amanat Presiden RI dan Bupati Probolinggo agar pengelolaan sampah dimulai dari tingkat terkecil (desa) dengan semangat kemandirian ekonomi.
Poin-poin utama yang dibahas meliputi:
-
Teknik Komposisi: Cara cepat mengubah sampah organik pasar dan rumah tangga menjadi pupuk berkualitas.
-
Nilai Ekonomis: Potensi pendapatan tambahan bagi desa melalui pengelolaan bank sampah dan penjualan pupuk organik.
-
Keberlanjutan: Menjaga kesuburan tanah jangka panjang dengan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia.
#ProbolinggoSAE#Bantaran_Banter#Lukman_JF_PSM
Berita Lain
- Sinergitas Tanpa Batas: Lintas Sektor Kecamatan Bantaran Gelar Kurve di Desa Patokan Meski di Tengah Ibadah Ramadan
- Gallery Produk UMKM Kecamatan Bantaran
- Monitoring Pemenuhan Gizi (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Desa Karanganyar.
- Tindak Lanjut 'Lapor Kanda' Atasi Masalah Banjir di Pasar Bantaran
- Sinergi Tanpa Batas: Kecamatan Bantaran dan Koramil Gelar Kurve di Desa Kropak